Senin, 01 Mei 2017

MANAJEMEN PEMASARAN


A.    Pengertian
Pemasaran mengandung arti semua kegiatan manusia yang berlangsung dalam hubungannya dengan pasar. Jadi, deinisi pemasaran sendiri merupakan semua kegiatan manusia yang diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginannya melalui proses pertukaran. Proses pertukaran melibatkan kerja. Penjual harus mencari pembeli, menemukan dan memenuhi kebutuhan mereka, merancang produk yang tepat, menentukan harga yang tepat, menyimpan dan mengangkutnya, mempromosikan produk tersebut, menegosiasikan dan lain sebagainya. Semua kegiatan tersebut merupakan nilai dari pemasaran.
            Sedangkan manajemen pemasaran sendiri adalah analisis, perecanaan, penerapan, dan pengendaian terhadap program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran dan hubungan yang menguntungan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
B.     Landasan kegiatan pemasaran perusahaan
Terdapat lima konsep yang berkaitan satu sama lain dalam pemasaran dalam perusahaan, yaitu:
1.      Konsep produksi
Konsep ini mengemukakan baha pelanggan akan menyukai produk-produk yang tersedia secara luas dan harganya murah. Manajemen dalam organisasi yang berorientasi pada produksi mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi dan liputan distribusi yang luas
2.      Konsep produk
Konsep ini berpendapat bahwa para konsumen akan menyukai produk-produk yang memberikan kualitas, penampilan, dan ciri-ciri terbaik. Manajemen dalam organisasi yang berorientasi pada produk memusatkan upaya mereka untu membuat produk yang baik dan terus – menerus meningkatkan mutu prosuk.
3.      Konsep penjualan
Konsep ini berpendapat bahwa para konsumen, jika dibiarkan sendiri , bisanya tidak akan membeli produk-produk dari organisasi perusahaan tersebut. Oleh karna itu,organisasi harus melakukan kegiatan penjualan yang agresif dan usaha promosi gencar. Konsumen akan membeli produk bila dirangsang dengan promosi.
4.      Konsep pemasaran
Konsumen akan puas bila kebutuhan dan keinginan dipenuhi terus-menerus. Seorang teoritis manajemen terkemuka Peter Drucker mengatakan bahwa penjualan hanyalah puncak dari sebuah gunung es pemasaran. Konsep ini berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan penyerahan produk yang memuaskan secara lebih efektif dan efisien dibanding para pesaing.
Konsep pemasaran mulai dari sasaran pelanggan perusahaan dan kebutuhan serta keinginan mereka. Perusahaan memadukan dan mengkoordinasi semua kegiatan yang akan mempengaruhi kepuasan pelanggan, dan perusahaan akan mencapai labanya melalui upaya menciptakan dan mempertahankan kepuasan para pelanggan. Dengan kata lain, konsep pemasaran adalah suatu orientasi terhadap kebutuhan dan keinginan pelanggan, didukung oleh usaha pemasaran terpadu yang ditujukan untuk membangkitkan kepuasan pelanggan sebagai kunci untuk memenuhi tujuan – tujuan organisasi.
5.      Konsep pemasaran sosial
Konsumen akan puas bila perusahaan memperhatikan kesejahteraan konsumendan lingkungannya. Konsep ini berpegang pada anggapan bahwa tugas perusahaan adalah menentukan ebutuhan, keinginan dan minat dari pasar sasaran serta memberi kepuasan dengan cara ang lebih efisien dan efektif dari pada pesaing, sehingga dapat menjamin atau mendorong kesejahteraan konsumen dan masyrakat.
C.    Proses Manajemen Pemasaran
Proses manajemen pemasaran terdiri dari analisis peuang – peluang pasar, perilaku konsumen, segmentasi, pemilihan pasar sasaran, pengembangan strategi pasar, penempatan produk, perencanaan taktik, organisasi, pelaksanaan, dan pengendalian pemasaran.
Infomasi pemasaran diperoleh baik dari dalam maupun dari luar perusahaan. Informasi yang diperoleh dianalisis, kemudian digunakan untuk menyusun perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Sistem informasi pemasaran yang baik akan dapat memperbaiki kekurangan dan kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pen.gendalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar